Tampilkan postingan dengan label Titi Sjuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Titi Sjuman. Tampilkan semua postingan

Titi Sjuman Pilih Nasi Warteg daripada Mobil Mewah

Titi Sjuman Pilih Nasi Warteg daripada Mobil Mewah
Ada cara unik yang dilakukan Titi Sjuman dan Aksan Sjuman untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Pasangan musisi ini sering makan di Warung Tegal (warteg).

"Suka makan di warteg sama Aksan. Itu satu bentuk romantisme," tutur Titi ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2011).

Menurut ibu satu orang putri ini, tak perlu cara-cara romantis seperti dengan puisi atau setangkai bunga untuk menumbuhkan lagi cintanya.

"Enggak perlu kirimin bunga, dibikinin puisi, naik Mercy atau makanan di restoran mahal, tapi cuma sebungkus nasi warteg," selorohnya.

Aktris yang juga berprofesi sebagai penggebuk drum ini bahkan kembali berseloroh lebih baik naik mobil box daripada naik Mercy.

"Punya Mobil Mercy. Tapi daripada naik Mercy, lebih milih mobil box. Jadi kenek, tapi yang penting mesra," tuturnya tertawa.

Lihat Suami, Konsentrasi Titi Sjuman Buyar

Biasanya, seorang istri lebih suka ditemani suami saat menjalani aktivitas. Tapi, Titi Sjuman mengaku mudah terganggu konsentrasinya jika melihat suaminya, Wong Aksan.

"Aksan memang ikut ke sini. Tapi banyak yang tanya, ngapain ini lagi Aksan. Tadi ada satu take melihat muka dia cengo (melongo), jadi ingin ketawa terus. Padahal, di scene ini saya harus teriak-teriak," ujar Titi di sela syuting film Cahaya di Atas Cahaya di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Kehidupan Titi dan Aksan terbilang cukup harmonis. Keduanya kerap kerja bersama mengerjakan music score di beberapa film. Titi juga belajar bermain drum dari Aksan yang memang dikenal sebagai drumer handal.

"Di film Mereka Bilang Saya Monyet, kita yang bikin musiknya. Djenar waktu itu bilang, saya harus akting. Tadinya saya enggak mau karena saya enggak bisa. Tapi ya dicoba saja lah. Kalau enggak cocok, tinggalin," ucapnya enteng.

Kesibukan bersama Aksan tak membuat Titi melupakan kodrat sebagai seorang istri dan ibu. Tak jarang, mereka membawa anaknya ke lokasi syuting dan berlibur bersama jika tak ada kegiatan.

"Kalau buat saya, paling penting adalah kualitas ketimbang kuantitas. Saya bersyukur dengan pekerjaan saya. Kalau sibuk, ya sibuk. Kalau enggak syuting bisa berminggu-minggu istirahat dan kalau memungkinkan saya bisa membawa anak saya ke lokasi syuting supaya dia tahu perkerjaan ibunya seperti apa," paparnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Kesehatan