Tampilkan postingan dengan label Uli Auliani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uli Auliani. Tampilkan semua postingan

Uli Auliani Tak Terima Dicekal FPI

Uli Auliani Tak Terima Dicekal FPI
Uli Auliani terlihat hadir di markas Front Pembela Islam (FPI) beberapa Jumat 4 Mei kemarin. Ternyata, kehadiran Uli ingin meminta penjelasan kepada FPI yang mencekal dirinya karena wajah Uli muncul di video porno.

"Dicekal karena ada judul ini blue movie di dalamnya saya tidak terima, saya support kegiatan ini. Saya juga mengundang FPI. Saya komplain kenapa Lady Gaga diurusin kenapa kita enggak diurusin?," ucap Uli Auliani ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5/2012)

Uli Auliani menegaskan, dirinya bukanlah pelaku adegan video porno. Justru, dirinya menjadi korban yang membutuhkan pertolongan sehingga FPI tidak perlu mencekalnya.

"Saya menjadi korban dan saya butuh pertolongan," tegasnya.

Menurut Uli Auliani, sejak dahulu namanya memang telah tercemar karena kerap melakukan adegan-adegan vulgar di film. Namun, beredarnya video porno yang menampilkan wajah Uli sebagai sampul depan membuatnya naik pitam.

"Dari dulu namanya saya sudah tercemar, saya main film seksi tapi ada peran pengganti. Kesannya saya enggak peduli. Saya tahu risikonya, tapi kalau itu diisi bukan film saya, marah saya," ketusnya.

Uli Auliani Adukan Video Porno ke Habib Rizieq

Wajah Uli Auliani muncul di sebuah video porno yang beredar di masyarakat. Uli Auliani pun mengadu kepada Front Pembela Islam (FPI) karena merasa bukan dirinya pemeran di video porno itu.

"Kedatangan saya ke sini, saya sebenarnya merasa direndahkan. Saya mengadu pada Habib Rizieq soal video porno. Baru-baru ini saya main film, lalu keluar DVD bajakan di mana isinya ada saya di dalamnya dicampur dengan film porno. Saya sangat marah, karya saya, akting saya diperjualbelikan dengan tidak semestinya," ujar Uli Auliani di kediaman Habib Riziq, di Petamburan, Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Menurut Uli Auliani, hal itu adalah penyalahgunaan atas perkembangan teknologi yang semakin canggih. Uli pun mengaku bahwa dia tidak ingin teman-temannya mengalami kejadian yang sama.

"Video itu isinya di mix, film-film saya dicampur dengan film-film porno. Cover DVD-nya juga bukan asli dari isi filmnya. Tampak sangat murahan. Saya enggak mau teman-teman artis terpuruk. Seiring perkembangan teknologi yang makin canggih, seringkali disalahgunakan," sesalnya.

Jadi PSK, Uli Auliani Pipis di Depan Om-Om

Jadi PSK, Uli Auliani Pipis di Depan Om-Om
Uli Auliani mencatat, jadi pekerja seks komersil (PSK) bukan sekadar bercinta, tapi harus memuaskan para pelanggannya dengan berbagai cara, salah satunya pipis di depan pelanggan.

“Jadi PSK bukan sekadar making love, tapi memuaskan klien om-om itu sendiri hanya dengan melihat kita pipis. Maaf ya, benar ada adegan aku hanya minum, terus si om-omnya itu merasa puas kalau lihat si PSK-nya itu pipis. Aneh kan,” papar Uli saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, Senin (26/4/2010).

Semua itu dilakoninya dalam film Akibat Pergaulan Bebas yang dibintangi bareng Samuel Zylgwyn. Uli mengatakan dia harus rela merogoh kocek demi melakukan observasi langsung ke lingkungan para PSK.

“Di rumah si A, aku ikuti dan harus bayar. Ingin dapat cerita mereka, juga harus bayar,”  kata dia.

Uli melakukan observasi salah satunya ke Taman Lawang. Dia mengobservasi para junkies dan PSK dalam satu tempat. Kata Uli, kebanyakan orang yang dia jajaki ini adalah pemakai, meskipun tidak semuanya.

“Karakter ini harus observasi juga. Cara pakai kokain seperti apa, cara hisapnya kayak apa. Jadi hal-hal yang kecil seperti itu kalau nanti ada orang yang pakai, dia bilang ‘ah ini bohong’. Jadi jangan sampai ada hal-hal seperti itu,” urainya.

Uli Auliani mengatakan banyak hal-hal yang diungkapkan dalam film ini untuk memberikan pesan kepada masyarakat tentang gambaran kehidupan PSK sebenarnya. “Film ini sebenarnya untuk memberitahu orang saja. ada dunia seperti ini,” tuturnya.

Paling tidak, menurut Uli, orangtua dapat lebih bijak memberikan nasihat kepada anak-anaknya tentang apa yang baik dan bagaimana cara bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

“Enggak boleh menyalahkan orangtua. Film ini ceritanya lebih menarik dan banyak pesan moral. Karena jadi seorang PSK enggak gampang, jadi junkies enggak gampang,” tandas Uli Auliani.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Kesehatan