Tampilkan postingan dengan label Widi 'Vierra'. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Widi 'Vierra'. Tampilkan semua postingan

Hampir Diperkosa, Widi 'Vierra' Rajin Ibadah

Usai mengalami tindak pelecehan beberapa waktu lalu, Widi 'Vierra' mengaku banyak mengalami perubahan di bulan puasa ini.

"Puasa ini lebih ada perubahan semuanya. Berubah lebih menyenangkan, lebih enak dan lebih nyantai. Ibadah tetap jalan, enggak terlalu ribet, Ramadan ini tetap enak dijalani," ujar Widi saat ditemui di Hard Rock Cafe, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2011).

Menurut Widi, bulan puasa kali ini sangat berarti. Mantan kekasih Onad, vokalis Killing Me Inside ini jadi lebih fokus menjalani puasa dan ibadah lain.

"Sebenarnya mau bulan ini atau sebelumnya, kita beribadah-beribadah saja. Bagusnya momen ini kita lebih fokus saja, semuanya ngerjain puasa dan ibadah. Aku sih sama saja, stabil dari dulu," tandasnya.

Meski terkadang sulit salat lima waktu tersendat karena jadwal manggung, Widi sebisa mungkin menjalani salat.

"Paling karena enggak sempat bersihin make up, mau wudhunya bagaimana. Kalau kerja paling susah saja salatnya," akunya.

Identitas Pelaku Pelecehan Widi Mulai Temui Titik Terang

Ramadan tak membuat Widi 'Vierra' memaafkan pelaku penculikan dan pelecehan seksual terhadapnya. Pihak Widi terus melanjutkan proses pemeriksaan untuk mengungkap siapa pelaku tindakan tersebut.

"Tetap berjalan dong," ujar pengacara Widi, Minola Sebayang, saat dihubungi via telepon, Senin (1/8/2011).

Menurut Minola, proses penyelidikan sudah mengarah kepada identitas pelaku pelecehan yang sempat membuat Widi trauma tersebut. Ada penambahan saksi yang dipanggil kepolisian dan juga bukti-bukti yang sudah diserahkan kepada penyidik.

“Perkembangannya kita masih melakukan proses penyidikan. Ada saksi-saksi tambahan yang dipanggil. Itu sekira 3 sampai 4 orang. Ada bukti yang sudah ditemukan, tapi saya belum konfirmasi lagi kepada penyidik detail buktinya. Benda-benda sebagai bukti seperti pakaian yang Widi pakai saat itu juga sudah diserahkan kepada penyidik," paparnya.

Widi tampak bersabar mengungkap kasus tersebut. Selama belum ada pihak yang mengaku, dia akan terus melangsungkan gugatannya tersebut.

"Sampai hari ini belum ada damai, jika belum ada pihak yang belum mengaku maka proses hukum akan tetap kita jalankan. Jika penyidik membutuhkan keterangan Widi lagi, dia tak keberatan memenuhi panggilan pihak kepolisian," tukasnya.

Widy "Vierra" Akhirnya Buka Mulut

Vokalis band Vierra Widy Soediro Nichlany akhirnya buka mulut mengenai peristiwa penculikan dan dugaan tindak pelecehan yang dialaminya pada Rabu, (6/7/2011) lalu setelah menjalani pemeriksaan selama lima jam di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2011).

Sekitar pukul 14.00 WIB, Widy datang dengan ditemani kuasa hukumnya, Minola Sebayang SH untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Selama di ruang penyidik, sebanyak 23 pertanyaan dilontarkan polisi kepada Widy mengenai kronologi peristiwa yang dialaminya guna dibukukan ke dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Begitu waktu menunjukkan pukul 19.00, Widy akhirnya bersedia meladeni awak media.

"Malas buat mengingat ulang. Jadi nyalahin diri sendiri, apalagi pas curhat. Aku suka memeluk Mama karena sedih," kata Widy menahan lelehan air matanya.

Menurutnya, saat kejadian ia sempat melawan bahkan berteriak untuk mendapat pertolongan. "Kalau misalkan aku enggak sadar, enggak mungkin aku jalan sendirian, bisa melawan dan sampai berteriak-teriak agar dilepaskan," jelas Widy.

Semenjak kejadian tersebut, Widy yang sempat menenangkan diri di Singapura mengaku kacau balau. "Enggak kenal sama pelaku dan enggak pernah lihat sebelumnya. Kacau-balau, sekarang pengin istirahat saja," ujarnya.

Widy menjadi korban pelecehan setelah sebelumnya dipaksa masuk ke dalam Honda Civic hitam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Selama 30 menit, ia disekap di dalam mobil. Saat ini Widy berharap ketiga kawanan pria misterius itu bisa segera diungkap dan ditangkap aparat penegak hukum.

Widi 'Vierra' Sudah Bisa Tertawa

Kondisi vokalis band Widi "Vierra", mulai membaik usai menjadi korban penculikan. Pelantun Dengarkan Curhatku itu sudah bisa tertawa dan melupakan peristiwa yang baru menimpanya.

"Widi itu orangnya kuat. Dia tidak terlalu mudah menunjukan depresi di depan orang. Dari kemarin sampai detik ini dia sudah membaik. Sudah bisa mengobrol dan ketawa-ketawa . Sudah mulai bisa semua," urai manajer Vierra, Ario, saat dihubungi lewat telepon, Kamis (7/7/2011).

Saat ini, manajemen sengaja meminta Widi untuk beristirahat di rumah. Mereka yakin, keluarga merupakan obat yang ampuh untuk memulihkan kondisi psikologis Widi yang syok.

"Widi memang sama keluarganya, tapi mohon maaf tidak bisa diberitahu. Faktor keluarga lebih manjur. Dukungan keluarga lebih manjur, jadi lebih kita dekatkan (dengan keluarga)," paparnya.

Selama beristirahat di rumah, manajemen dan rekan Widi di Veirra tetap memantau perkembangan dara penyuka tato itu. Mereka tak henti memberikan dukungan dan memompa semangat Widi supaya bisa kembali seperti sedia kala. "Sudah jauh lebih baik dari kemarin. Kita tetap kontak, kita tetap komunikasi," pungkasnya.

Widi menjadi korban penculikan tiga lelaki tak dikenal saat hendak pulang dari sebuah kafe di kawasan Kemang, Rabu, 6 Juli 2011, sekira pukul 04.00 WIB. Widi sempat disekap di dalam mobil selama 30 menit. Widi berusaha melawan, namun gagal.

Tahu dirinya dalam bahaya, dia mengungkapkan identitasnya kepada para penculik. Setelah tahu wanita yang diculiknya vokalis band terkenal, ketiga pria itu melepaskan Widi. Setelah dibebaskan pelaku, Widi langsung melapor ke Polres Jakarta Selatan dan menjalani visum di RSCM.
okezone[at]dot[com]

Karena Kondisi Widy, Vierra Batal Tampil dalam "AMI Awards 2011"

Penculikan selama 30 menit yang dialami oleh vokalis band Vierra, Widy Soediro Nichlany, Rabu (6/7/2011) subuh di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, berpengaruh terhadap jadwal manggung grup tersebut.

Seharusnya, Vierra terdiri dari Widy, Kevin Aprilio (keyboard), Raka Cyril (gitar), dan Tryan (drum) tampil dalam pergelaran Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2011 di Central Park, Jakarta Barat, Rabu (6/7/2011) malam. Pada Rabu petang, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Kevin pun masih menjawab singkat, "Ya, insya Allah tampil." Ternyata, Vierra tak jadi hadir dan manggung dalam acara tersebut.

Namun, kemudian, Vierra terpaksa membatalkan jadwal tampil itu karena kondisi Widy, yang dibebaskan sesudah 30 menit diculik, tak memungkinkan untuk manggung. "Sekarang Widy sedang beristirahat dan segala kegiatannya dibatalkan dulu," terang Ferry, staf marketing Musica Studios, perusahaan rekaman yang mengontrak Vierra dan mengadakan jumpa pers mengenai pembatalan tersebut pada Rabu (6/7/2011) petang di kantor perusahaan rekaman itu, di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Kuasa Hukum "Seorang Penculik Widy Vierra Diduga Mabuk"

Salah satu dari tiga lelaki penculik vokalis band Vierra, Widy Soediro Nichlany, diduga dalam keadaan mabuk ketika melakukan aksi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2011) subuh.

"Ada tiga orang, belum diketahui identitasnya. Menurut Widy, dua orang normal, satu terlihat teler (mabuk)," ungkap kuasa hukum Widy, Minola Sebayang, dalam wawancara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu sore.

Kepada Minola, Widy mengaku sempat diajak berputar-putar dengan mobil oleh para penculiknya selama 30 menit. "Penculikan antara pukul 04.00-05.00 pagi. Dari Pizza Hut, mungkin dia muter-muter dulu, lalu diturunkan di Kemang Place," ucap Minola lagi.

Mengenai kemungkinan atau dugaan Widy mengalami pelecehan seksual, Minola belum bersedia memastikan karena visum Widy belum dirilis oleh RSCM. "Perbuatan tidak menyenangkan mungkin adalah bahasa penyidik. Mungkin, ada pelecahan," ujar Minola.

Minola berencana, setelah hasil visum keluar, ia akan segera melaporkan peristiwa yang dialami oleh kliennya. "Ya, langkah awal sebelum melapor juga kan harus visum. Setelah itu, baru kami laporan," ucap Minola.

Kuasa Hukum "Widy Vierra Alami Tindak Kekerasan dalam Penculikan"

Meskipun bukan Widy Soediro Nichlany sendiri yang mengatakannya kepada para wartawan, akhirnya melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, vokalis band Vierra itu mengaku diculik oleh tiga lelaki yang tak dikenalnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2011) subuh.

Minola membeberkan kronologi penculikan yang dialami kliennya. "Jadi, kronologinya, sekitar subuh, Widy selesai nongkrong di sebuah kafe di Kemang. Karena dia orang yang mandiri, dia jalan sendiri mau pulang," ucap Minola dalam wawancara pada Rabu (6/7/2011) sore di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, tempat Widy menjalani visum untuk menunjang laporan pihaknya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Masih menurut Minola, berdasarkan pengakuan Widy, mula-mula Widy tak merasa ada keanehan di jalan. Namun, lanjut Minola, tak lama kemudian, ketika ia hendak mencegat taksi, tiba-tiba sebuah mobil membuntutinya. "Awalnya, dia enggak merasa ada yang aneh. Pada saat menunggu taksi, ternyata ada mobil yang ngikutin, (orang-orang di dalamnya) sempat manggil dan gangguin dia. Dan, di suatu tempat gelap, ada satu orang turun, menarik paksa Widy ke mobil," ungkap Minola lagi. "Ada tiga orang (dalam mobil, semuanya pria). Dua di depan dan satu di belakang. Widy enggak kenal ketiga orang itu," sambungnya.

Menurut Minola lagi, Widy diancam di dalam mobil untuk tidak melakukan perlawanan. "Sempat ada ancamanlah. Namun, Widy tetap tenang, tidak panik. Dengan membaca situasi, dia juga sempat melakukan upaya membuka pintu dan teriak untuk cari perhatian," kata Minola.

Aksi penculikan itu tak berlangsung lama. Setelah mengaku bahwa dia merupakan vokalis Vierra, Widy dibebaskan. "Akhirnya, Widy menceritakan siapa dia, kemudian dia diturunkan. Total (lama penculikan) 30 menit," imbuh Minola.

Minola memastikan bahwa kliennya telah mengalami tindak kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan dalam penculikan singkat tersebut. "Kalau misalnya terjadi kekerasan, pasti. Lalu, ada perbuatan tidak menyenangkan juga. Namun, semua sudah ditangani Polres (Jakarta) Selatan," terang Minola lagi.

Sebelumnya, pemain kibor dan pencipta lagu Vierra, Kevin Aprilio, ikut panik menanggapi kabar menghilangnya Widy. Melalui akun Twitter @apriliokevin, putra komposer Addie MS dan penyanyi Memes itu berupaya mencari keberadan Widy. "RT @apriliokevin: WIDY LO DIMANA! SMUA VIERRANIA DAN TEMAN2 GUA MOHON TOLONG CARI WIDY (@widikidiw)!!" tulis Kevin.

Sementara itu, penyelenggara Malam Final Gadis sampul 2011 menjadwalkan bahwa pada Kamis (7/7/2011) malam, Vierra akan tampil dalam acara tersebut di XXI Ballroom The Djakarta Theatre, Jakarta Pusat.

Pelaku Penculikan Widy Vierra Ada 3 Orang

Penyanyi Widy Vierra yang diduga menjadi korban penculikan dan kekerasan seksual sejak pukul 10.06 WIB berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Dia ditunggui para personel Vierra yang lain, hingga selesainya proses visum sekitar pukul 14.15 WIB.

Saat seluruh personil Vierra meninggalkan rumah sakit, mereka tidak sedikit pun berkomentar dan mengaku berencana menggelar preskon di kantor Musica Record pada pukul 17.00 WIB.

Sementara Minola Sebayang, yang ditunjuk sebagai Kuasa Hukum Widy mengisahkan kronologis kejadian yang menimpa kliennya. Widy mengalami kejadian tidak mengenakkan itu Rabu (06/07/2011) dini hari.

"Jadi kronologisnya sekitar subuh, ketika Widy selesai nongkrong di sebuah cafe di Kemang. Karena dia orang yang mandiri, dia jalan sendiri mau pulang, pada saat nunggu taksi, awalnya dia nggak merasa ada yang aneh," ungkap Minola Sebayang.

"Tapi ternyata ada mobil yang ngikutin, sempat manggil dan gangguin dia dan di suatu tempat gelap, ada satu orang turun menarik paksa Widy ke mobil," sambungnya.

Ternyata di dalam mobil itu sudah ada tiga orang, yang seluruhnya tidak dikenal. Mereka mengancam Widy untuk tidak melawan. Dia pun berusaha tetap tenang dan berusaha bisa menguasai diri.

"Ada 3 orang, 2 orang di depan dan 1 yang di belakang, Widy nggak kenal sama ketiga orang itu. Dan sempat ada ancaman lah, namun Widy tetap tenang, tidak panik dengan membaca situasi, dia juga sempat melakukan upaya membuka pintu dan teriak untuk cari perhatian. Akhirnya Widy menceritakan siapa dia sebenarnya, kemudian dia diturunkan," ungkapnya.

Widy diturunkan di daerah Kemang Place, Jakarta Selatan, antara pukul 4-5 pagi. "Jam 4-5 pagi, dari Pizza Hut mungkin dia muter-muter dulu, lalu diturunkan di Kemang Place," terangnya.

Widi 'Vierra': Bepe dan Irfan Bachdim Ganteng

Prestasi tim nasional Sepakbola Indonesia yang menyapu bersih seluruh pertandingan di babak penyisihan, juga menarik perhatian Widi ‘Vierra’. Apalagi kalau bukan aksi striker timnas, Bambang Pamungkas dan Irfan Bachdim.

Kehadiran striker muda Irfan Bachdim dan aksinya, memang diakui menarik minat banyak artis perempuan, untuk mendukung timnas Indonesia. Bagi Widi, dua striker idolanya itu memang bintang lapangan yang punya paras menawan.

"Ya, siapa lagi, Bepe (Bambang Pamungkas), Irfan Bachdim. Selain permainannya bagus gitu, mereka juga ganteng," ujar Widi Vierra saat ditemui di acara Indonesia Gemilang, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (15/12/2010).

Selain mulai diwarnai dengan pemain-pemain muda yang menarik minat banyak wanita, kata Widi, timnas Indonesia sedang dalam performa terbaiknya.

"Karena Indonesia lagi bagus. Kok bisa gini sih, ya jadinya bagus kan, orang jadi tertarik nonton bola, dan akhirnya kayak enggak males mikirin bola. Kalau sebelumnya kan kayak, (setelah pertandingan) oh ya sudah," lugasnya.

Untuk malam ini, perempuan berambut panjang ini pun akan meluangkan waktunya datang ke Gelora Bung Karno, Senayan, guna mendukung timnas Indonesia berjuang mengalahkan Filipina.

"Sebelumnya, lawan Thailand nonton di stadion juga sama temen-temen. (Nanti malam) juga pengen nonton, enggak ada kerjaan juga kan ya,” ujarnya sambil menunggu jawaban dari manajer Vierra.

Rencananya, Widi akan nonton bareng teman-teman lainnya. Jika teman-teman Vierra juga akan menonton, dia mengatakan akan janjian bertemu di GBK.

“Sama temen-temen sih. Kalau temen-temen vierra, enggak tahu. Paling kalau nonton, ya ketemu di sana," pungkasnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Kesehatan